Rantau Karau Raya (MA Bustanul Ulum).
“Dua orang pendidik Madrasah Aliyah Bustanul Ulum, yakni Aditiya Fauzan dan
Pajriannor, menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dari
Presiden Republik Indonesia. Penyematan tanda kehormatan tersebut dilakukan
dalam Apel Kesadaran Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yang
berlangsung di halaman Kantor Kemenag HSU pada bulan Januari, Senin (19/01/26)
Satyalancana Karya Satya merupakan
penghargaan yang diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang telah
mengabdi dengan penuh kesetiaan, kejujuran, kecakapan, serta disiplin selama
kurun waktu tertentu. Dalam kesempatan ini, Aditiya Fauzan dan Pajriannor
dinilai layak menerima penghargaan atas dedikasi mereka selama satu dekade
dalam dunia pendidikan madrasah.
Usai menerima penghargaan, Aditiya
menyampaikan rasa bangganya sekaligus tekad untuk terus meningkatkan kinerja.
“Penghargaan ini merupakan pelecut semangat untuk bekerja lebih baik lagi,”
ujarnya singkat namun penuh makna.
Sementara itu, Pajri mengungkapkan
rasa syukur atas anugerah yang diterimanya. “Saya sangat bersyukur karena telah
mendapatkan penghargaan ini. Semoga bisa menginspirasi serta menjadi motivasi
terutama bagi diri sendiri dalam berbuat dan bertindak,” tuturnya.
Kepala Kantor Kemenag HSU dalam
sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan. Ia
berharap penghargaan tersebut dapat menjadi teladan bagi seluruh ASN di
lingkungan Kemenag HSU untuk terus berkomitmen dalam menjalankan tugas dan
tanggung jawab.
Momentum apel kesadaran ini tidak
hanya menjadi ajang penghormatan bagi para penerima Satyalancana, tetapi juga
pengingat bagi seluruh jajaran Kemenag HSU akan pentingnya integritas dan
pengabdian dalam melayani masyarakat. Dengan penghargaan ini, diharapkan
semangat pengabdian para pegawai semakin menguat demi kemajuan pelayanan dam
pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.. (Rep/Ft : Adit)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar